Survei Lahan Kedelai, BRMP Sulawesi Barat Dorong Produksi Benih Bermutu
MAJENE-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Barat terus berkomitmen mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan survei dan penetapan calon lokasi pengembangan perbenihan kedelai di Kabupaten Majene.
Tim BRMP Sulawesi Barat bersama Penyuluh Peratanian melaksanakan survei teknis di lahan milik Kelompok Tani Gunung Bayu, Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene. Survei dilakukan untuk mengidentifikasi kesiapan lokasi, meliputi kondisi dan kesesuaian lahan, ketersediaan sumber air, serta kesiapan petani dalam mendukung pelaksanaan kegiatan produksi benih kedelai.
Berdasarkan hasil survei dan koordinasi di lapangan, telah disepakati bahwa Kelompok Tani Gunung Bayu di Kecamatan Tubo Sendana menjadi lokasi kedua pelaksanaan kegiatan perbenihan kedelai di Kabupaten Majene. Penetapan lokasi tersebut didasarkan pada kondisi lahan yang dinilai sesuai untuk pengembangan kedelai serta tersedianya sumber air yang dapat mendukung proses budidaya dan produksi benih.
Ketersediaan sumber air menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penetapan lokasi, terutama dalam menghadapi kondisi musim saat ini yang relatif kering. Dengan adanya sumber air di sekitar lokasi, kegiatan produksi benih kedelai diharapkan dapat tetap dilaksanakan secara optimal.
Kegiatan perbenihan kedelai ini merupakan bagian dari upaya BRMP Sulawesi Barat dalam mendorong ketersediaan benih kedelai bermutu dan berkualitas. Ketersediaan benih unggul menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan produktivitas tanaman serta memenuhi kebutuhan benih bagi petani dalam pengembangan komoditas kedelai di Sulawesi Barat.
Selanjutnya, akan dilaksanakan persiapan penanaman berupa pengolahan lahan, pembuatan guludan, dan pemberian pupuk kompos pada minggu terakhir bulan Agustus 2026. Kegiatan penanaman kedelai dijadwalkan pada awal September 2026.
BRMP Sulawesi Barat juga akan terus melakukan koordinasi dan persiapan untuk mendukung pengembangan kegiatan perbenihan kedelai pada lokasi lainnya. Pengembangan lokasi perbenihan secara bertahap diharapkan dapat memperkuat ketersediaan benih kedelai bermutu serta mendorong peningkatan produksi kedelai di wilayah Sulawesi Barat.
Melalui sinergi antara BRMP Sulawesi Barat, pemerintah daerah, dan kelompok tani, diharapkan kegiatan perbenihan kedelai di Kabupaten Majene dapat berjalan dengan baik. Program ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan benih kedelai bermutu, tetapi juga memperkuat kapasitas dan kemandirian petani dalam mendukung pengembangan komoditas pangan strategis.
Dengan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, kegiatan perbenihan kedelai di Kabupaten Majene diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketersediaan benih unggul, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan di Sulawesi Barat.(MN)